cara memutuskan koneksi wifi orang lain

5 Cara Memutuskan Koneksi WiFi Orang Lain dengan Praktis

Memiliki jaringan WiFi di tempat tinggal memang terasa menyenangkan, tetapi kadang ada saja orang yang membobol koneksi internet. Untuk mengatasinya, tentunya perlu mengetahui cara memutuskan koneksi WiFi orang lain supaya tidak terus digunakan tanpa izin.

Wajar bila merasa terganggu ketika ingin mengakses internet tetapi jadi lemot karena bandwidth justru dipakai oleh orang lain. Sebaiknya, segera lakukan tindakan pemutusan koneksi bila tidak ingin WiFi terus dimanfaatkan, coba simak rekomendasi berikut ini:

1. Memblokir dengan Netcut

Cara pertama yang direkomendasikan adalah dengan menggunakan aplikasi Netcut yang dapat digunakan pada perangkat Windows 7 hingga 10. Aplikasi ini dapat digunakan untuk melakukan pemblokiran perangkat asing, untuk selengkapnya ikuti langkah di bawah ini:

  • Unduh aplikasi NetCut dan pasang di komputer.
  • Jalankan program, otomatis membuka tab browser.
  • Terdeteksi daftar user atau perangkat yang terhubung ke WiFi.
  • Klik tahan pada nama perangkat orang lain, lalu geser ke bagian Jail.

2. Mengubah Password WiFi

Ada kalanya WiFi rumah bisa dibobol tanpa disadari karena penggunaan password yang terlalu mudah sehingga bisa ditebak. Disarankan melakukan perubahan kata sandi di TP-Link dengan kombinasi karakter dan jumlah yang lebih panjang, langkahnya ialah:

  • Pengguna bisa masuk ke alamat IP di browser komputer.
  • Pilih menu Setup/Setting dan memilih Shared Key/Password.
  • Masukkan kombinasi kata sandi yang baru.
  • Pastikan untuk mencatatnya supaya tidak lupa.
  • Lalu simpan perubahan pada pengaturan tersebut.

Kelak seluruh perangkat yang semula terhubung ke WiFi akan otomatis tidak bisa mengakses lagi kecuali dengan mengisi password baru. Pengguna bisa kembali tenang karena tidak ada lagi perangkat asing yang sengaja mencari sambungan internet gratis.

3. Mengatur Limit dengan NetLimiter

Cara memutuskan koneksi WiFi orang lain dapat dilakukan dengan melakukan pengaturan limit agar internet tidak dapat diakses sembarangan. NetLimiter adalah aplikasi yang dapat mendukung cara tersebut dan bisa diunduh dengan mudah, langkahnya adalah sebagai berikut:

  • Lakukan pemasangan aplikasi NetLimiter di komputer.
  • Jalankan dan pilih menu Limit.
  • Cari Tab Value, tentukan limit perangkat.
  • Atur Download dan Upload Limit, centang beberapa pilihan.
  • ┬áTekan Save untuk menyimpan perubahan pengaturan WiFi.

Silakan atur limit ke angka terendah pada perangkat yang disinyalir merupakan milik orang lain yang menumpang WiFi. Dengan demikian, koneksi internet tidak bisa lagi disalahgunakan orang lain sekalipun masih bisa terhubung ke jaringan Wifi.

4. Mengatur Pembatasan di Modem

Melakukan pembatasan pengguna internet supaya tidak dimanfaatkan orang lain secara ilegal juga dapat dilakukan melalui perangkat modem. Untuk mengetahui secara jelas terkait pengaturan pembatasan pengguna, bisa ikuti tahap berikut ini:

  • Akses ke alamat IP dari provider internet yang terpasang di modem.
  • Diperlukan username dan password untuk login.
  • Pilih menu Network, lalu tekan pengaturan SSID.
  • Perhatikan kolom Maximum Clients, atur jumlah maksimal.
  • Lalu simpan perubahan pengaturan.

5. Menggunakan P2Pover

Kini sudah ada beragam aplikasi yang menyediakan fasilitas untuk memudahkan pengguna dalam melakukan pengaturan koneksi WiFi. P2Pover adalah salah satu yang menawarkan layanan untuk pembatasan internet pada perangkat asing, berikut selengkapnya:

  • Unduh dan lakukan pemasangan aplikasi P2Pover di PC.
  • Klik pada System Setting, lalu tekan Adaptor, OK.
  • Pilih Schedule Setting, klik New, Select all, dan OK.
  • Klik kanan, tekan Drop pada perangkat asing untuk memblokir.

Itulah beberapa cara memutuskan koneksi WiFi orang lain dengan mudah agar tidak lagi rugi akibat kuota dipakai tanpa izin. Kelak pengguna bisa kembali mengakses internet dengan nyaman dan tidak khawatir disalahgunakan pihak tak bertanggung jawab.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *